Loading

The Prayer

Widya | Monday, February 10, 2014 |
I pray you'll be our eyes
And watch us where we go
And help us to be wise
In times when we don't know

Let this be our prayer
As we go our way
Lead us to a place
Guide us with your Grace
To a place where we'll be safe

La luce che to dai
I pray we'll find your light
Nel cuore restero
And hold it in our hearts
A ricordarchi che
When stars go out each night
L'eterna stella sei
Nella mia preghiera
Let this be our prayer
Quanta fede see'e
When shadows fill our day
Lead us to a place
Guide us with your grace 

Give us faith so we'll be safe. 
Sognamo un mondo senza piu violenza 

Un mondo di giustizia e di speranza
Ognuno dia la mano al suo vicino
Simbolo di pace e di fraternita

La forza che ci dai
We ask that life be kind
E'il desiderio che
And watch us from above
Ognuno trovi amore
We hope each soul will find
Intorno e dentro a se
Another soul to love

Let this be our prayer
Let this be our prayer
Just like every child
Just like every child

Needs to find a place,
Guide us with your grace
Give us faith so we'll be safe
E la fede che
Hai acceso in noi
Sento che ci salvera
Read More
Be the first to comment!

Some Night

Widya | Monday, February 10, 2014 |
Some nights, I stay up cashing in my bad luck. 
Some nights, I call it a draw.
Some nights, I wish that my lips could build a castle
Some nights, I wish they'd just fall off

But I still wake up, I still see your ghost
Oh Lord, I'm still not sure what I stand for oh 
What do I stand for? What do I stand for?
Most nights, I don't know anymore... oh woah, oh woah, oh woah oh oh. 
Oh woah, oh woah, oh woah oh oh

This is it, boys, this is war, what are we waiting for?
Why don't we break the rules already?
I was never one to believe the hype - save that for the black and white
I try twice as hard and I'm half as liked, but here they come again to jack
My style

And that's alright; I found a martyr in my bed tonight
She stops my bones from wondering just who I am, who I am, who I am
Oh, who am I? Oh, who am I? mmm... mmm... 

Well, Some nights, I wish that this all would end
Cause I could use some friends for a change
And some nights, I'm scared you'll forget me again
Some nights, I always win, I always win... 

But I still wake up, I still see your ghost
Oh Lord, I still not sure what I stand for
What do I stand for? What do I stand for?
Most nights, I don't know... (come on)

So this is it? I sold my soul for this?
Washed my hands of that for this?
I miss my mom and dad for this?

No. When I see stars, when I see, when I see stars that's all they are
When I hear songs, they sound like this one, so come on
Oh, come on. Oh, come on, oh come on! 

Well, This is it, guys, that is all - five minutes in and I'm bored again
Ten years of this, I'm not sure if anybody understands
This one is not for the folks back home; Sorry to leave, mom, I had to
Go
Who the fuck wants to die alone all dried up in the desert sun?

My heart is breaking for my sister and the con that she called "love"
Man when I look into my nephew's eyes... 
Man, you wouldn't believe the most amazing things that can come from... 
Some terrible nights... ahhh... oh woah, oh woah, oh woah oh oh 
Oh woah, oh woah, oh woah oh oh

The other night, you wouldn't believe the dream I just had about you and me
I called you up, but we'd both agree
It's for the best you didn't listen
It's for the best we get our distance... oh... 
It's for the best you didn't listen
It's for the best we get our distance... oh...
Read More
Be the first to comment!

I won't Give Up

Widya | Monday, February 10, 2014 |
I won't Give Up
When I look into your eyes
It's like watching the night sky
Or a beautiful sunrise
Well, there's so much they hold
And just like them old stars
I see that you've come so far
To be right where you are
How old is your soul?

Well, I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up

And when you're needing your space
To do some navigating
I'll be here patiently waiting
To see what you find

'Cause even the stars they burn
Some even fall to the earth
We've got a lot to learn
God knows we're worth it
No, I won't give up

I don't wanna be someone who walks away so easily
I'm here to stay and make the difference that I can make
Our differences they do a lot to teach us how to use
The tools and gifts we got, yeah, we got a lot at stake
And in the end, you're still my friend at least we did intend
For us to work we didn't break, we didn't burn
We had to learn how to bend without the world caving in
I had to learn what I've got, and what I'm not, and who I am

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up, still looking up.

Well, I won't give up on us (no I'm not giving up)
God knows I'm tough enough (I am tough, I am loved)
We've got a lot to learn (we're alive, we are loved)
God knows we're worth it (and we're worth it)

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up
Read More
Be the first to comment!

Peter Hollens Sing "Les Miserables"

Widya | Monday, February 10, 2014 |
Film musikal ini adalah salah satu film favorit keluarga kami.  Tidak satupun dari kami tertidur ketika melihat akting Hugh Jackman dan Anne Hathaway.  Lagu-lagu dalam film ini indah didengar dan lebih mengagumkan lagi karena dinyanyikan langsung oleh para pemerannya.  Kami menontonnya berulang-ulang.....

Dari Dea, aku mendapatkan link ke penyanyi ini ...yang menyanyikan lagu-lagu dalam film favorit kami dengan sangat indah.  Selalu senang mendengarkan orang bernyanyi dengan sepenuh hati....it looks so sexy when you can sing beautifully.....

Petter Hollen....the singer....

Read More
Be the first to comment!

Gereja Katolik

Widya | Sunday, February 09, 2014 |















Aku dan mas Agung terlahir dari keluarga Katolik, walaupun sebagian besar keluarga kami Muslim.  Cerita tentang bagaimana orangtua kami menjadi Katolik sangat kaya dan ajaib.  Itu cerita lain....dan akan jadi kekayaan dalam keluarga kami.  Keluarga Bhinneka Tunggal Ika.

Ketika kecil aku sempat mengalami misa dalam bahasa Latin dan menyebut imam dengan sebutan Pastor, seperti yang masih digunakan saudara-saudara kami di NTT dan sekitarnya.  Namun sejak aku dewasa, kami menyebut imam dengan sebutan Romo, mengikuti tradisi Jawa.  Baik Pastor atau Romo sama artinya dengan sebutan teman-teman Amerika yang memanggil imam dengan kata Father.  Satu hal yang ketika kecil selalu bangga aku lakukan adalah ketika mengisi kolom agama dengan menuliskan  "Katolik Roma".  Anak kecil tidak mengerti, yang ada hanya pikiran keren ada Roma-nya...hahahahahha.

Setelah sempat tinggal di Amerika, kami malah pernah kesasar ke gereja Katolik Byzantium. Karena melihat kata Katolik-nya kami yakin masuk ke gereja yang sama.  Tiba di dalam gereja ternyata kami melihat ada ketidak samaan gereja yang biasa kami datangi.  Altar tidak sama, gambar-gambar orang kudus demikian banyak di atas altar.  Namun salah masuk gereja itu sungguh karunia Tuhan, karena kami diberi kesempatan untuk mengenal Katolik yang lain.  Kami memutuskan untuk  mengikuti misa malam Natal yang lebih lama dari biasanya sampai selesai. Satu hal yang meneguhkan kami untuk tinggal adalah adanya gambar icon suci Bunda Maria. Karena hanya gereja Katolik saja yang menempatkan Maria dalam kedudukan yang khusus.

Suatu ketika tanpa sengaja kami mengadakan makan malam dengan mengundang teman dari Australia, Lebanon dan Italia.  Dan ketika kami bercakap-cakap, tanpa sengaja kami menemukan bahwa kami semua beragama Katolik dengan ritus yang berbeda.  Ada yang Katolik Roma, Katolik Maronit, Katolik Orthodox..  Woooow.....dalam hatiku aku berbisik......oh ternyata ini sebabnya kenapa dulu dan sekarang kami menuliskan agama lengkap dengan kata Roma.

Kenyataan ini membuatku menelusuri ke internet, apa persamaan dan perbedaan gereja-gereja Katolik di dunia.  Dari penelusuran di internet ternyata ada kurang lebih  22 gereja Katolik Barat dan Timur.....woooow....betapa kayanya.  Semua gereja Katolik mengakui hal-hal prinsip yang sama termasuk mengakui kedudukan Bunda Maria, namun juga memiliki perbedaan di sana sini sebagai ciri khas gereja masing-masing.

Tentang Katolik yang lain silahkan baca ke sini
Ingin website lain, silahkan ke sini
Read More
Be the first to comment!

Berkendara di Amerika

Widya | Friday, February 07, 2014 |
Mengendarai mobil di Amerika ?
Hmmmm....sesuatu yang baru.  Baru karena semua berbeda dengan di Indonesia.  Di Indonesia kita memegang setir di sebelah kanan, menggerakkan tuas persneling dengan tangan kiri, dan berjalan di sebelah kiri.
Di Amerika kebalikannya.  Roda kemudi ada di sebelah kiri, menggerakkan tuas persneling dengan tangan kanan, dan berjalan di sebelah kanan.
Akupun tidak pernah mengemudikan kendaraan otomatis, berpuluh-puluh tahun memakai mobil dengan sistem manual, dimana kendali gas dan pedal kopling harus berimbang, padahal semua kendaraan di Amerika adalah mobil otomatis.
Banyak orang bilang, kalau bisa mengendalikan mobil manual pasti gampang dengan mobil otomatis, karena tidak perlu atur keseimbangan kopling, mesin akan tetap hidup.  Hanya mengendalikan 2 pedal gas dan rem saja.
Ya...ya...ya....mungkin benar mudah, tapi untuk pertama kali pasti tetap mengundang rasa was was.
But like it or not, I have to drive.  We only have one car, and have to serve 4 people with different time routine schedule everyday.  Someone have to be a chaffeur...and it should be me as always.

Untuk urusan Surat Ijin Mengemudi, tidak menjadi masalah.  Karena sesuai informasi kepolisian setempat, SIM yang berasal dari negara masing-masing legal dan bisa digunakan.  Tidak perlu memakai SIM Internasional, karena justru itu illegal.  Menurut pak polisi bule, institusi mana yang bisa mengeluarkan SIM yang bisa berlaku di semua negara?  Itu aneh dan itu bisnis.  Maka tidak perlu keluarkan uang banyak untuk beli SIM internasional yang malah tidak diakui di sini.
Pesan tambahannya, jangan lupa bawa Military ID kemanapun pergi, karena itu adalah identitas kita selama di Amerika yang bisa dikenali oleh semua orang Amerika.

Jalan-jalan di Amerika baik besar atau kecil, kelas 1 2 3 4 5 dst, semua memiliki standart sama. Bila jalan itu adalah jalan dua arah, maka di tengah jalan akan ada garis tebal berwarna KUNING. Trik yang aku pakai....always keep in mind....ketika kita masuk suatu jalan, pastikan garis kuning itu ada di sisi kiri kita sebagai supir.  Itu sudah pasti kita berada di jalur yang benar, bukan di jalur lawan.

Aturan lalulintas yang harus dipatuhi sebetulnya sama dengan di Indonesia, namun kita di Indonesia lebih menganggap rambu-rambu itu hanya sekedar hiasan pelengkap jalan saja.
Di sini ? .....tidak bisa.  Itu ada artinya dan harus dipatuhi atau kena tilang yang besarnya lumayan.  Tilang tidak bisa di negosiasi, berani menyuap polisi di jalan, langsung masuk penjara, karena polisi disini merasa tersinggung dan tidak mau kehilangan pekerjaan.  Jadi jangan coba-coba menyuap petugas.  Surat tilang juga bisa dikirim ke rumah, jika pelanggaran tidak diketahui polisi di jalan tapi tertangkap kamera-kamera yang banyak terdapat di Amerika.

Lampu merah, itu sudah pada tahu dong artinya.   Berhenti...!!  Yup...benar.  Jangan coba-coba melanggar lampu merah, sudah pasti kena.  Maka saat lampu kuning bila sudah terlihat dari jauh, pindahkan kakinya ke rem, jangan malah di pacu.

Tulisan STOP, ya harus berhenti beberapa detik, tidak peduli jalan itu sepi atau rame, ada polisi atau tidak.  Berhenti...!!  Setelah itu silahkan jalan kalau hanya ada kendaraan kita sendiri.  Namun bila ada kendaraan lain, perhatikan siapa yang berhenti duluan itu yang jalan duluan, dan itu berlaku gantian, bukan jalan terus dari arah yang sama.  Kalau di Indonesia "siapa cepat dia dapat"...di sini..."silahkan hak anda untuk jalan duluan, baru saya".   Heran juga katanya kita lebih berbudaya ya?

Bis sekolah, seperti di tulisanku yang lain...kalau bis itu STOP, maka semua kendaraan dari semua arah juga harus STOP.  Berani jalan...siap-siap terima surat cinta dengan dendanya.

Pejalan kaki dan pengendara sepeda.... Disini aturannya siapa yang lemah itu haknya lebih besar.  Beda kan yaaaa.....
Jadi kalau kita melihat pejalan kaki mau menyeberang, kalau tidak ada lampu lalu lintas yang mengaturnya, dari jauh sudah siap-siap berhenti, kasih kesempatan dia untuk jalan.  Jangan pake ilmu...."ntar dulu...gue mau jalan...loe tunggu kesempatan lain aja"
Kalau ada lampu lintas yang mengatur, ya ikuti aturannya...merah kuning dan hijau....

Bundaran.... bila ada bundaran di jalan yang kita lalui, agak perlu perhatian.  Biasanya ada tulisan YIELD....
Mobil yang sudah berada di jalur bundaran itu memiliki hak untuk lewat lebih dulu.  Kita yang berasal dari arah jalan yang lurus, harus berhenti sampai kendaraan di bundaran habis.  Jangan main nyosor .... tidak peduli bahwa kita yang tiba lebih dulu di bundaran tersebut.  Bila ada mobil yang berjalan mengikuti bundaran, walaupun masih agak jauh, kita harus berhenti.

Parkir....disini juga sama....yang lemah haknya lebih besar.  Maka jangan coba-coba parkir di tempat yang ada tulisan HANDICAPED dengan gambar kursi roda.  Tempat untuk mereka biasanya tempat yang paling dekat dengan toko atau bangunan di sekitar situ.  Belum tua dan cacat kan....yooo...silahkan jalan kaki sedikit.
Perhatikan juga tanda-tanda yang ada disitu, karena setiap tempat berbeda aturan parkirnya.. ada yang bayar dulu per jam, ada yang hanya untuk mobil bersticker tertentu, dll....so liat-liat dulu ya sebelum duduk, daripada mobilnya di derek.

Pada saat akan berbelok sudah jelas...jangan lupa nyalakan lampu sign sejak jauh-jauh dan harus sudah berada di jalur yang menuju arah belok....jangan memotong jalan orang.
Bila akan belok ke jalan yang berada di sisi kiri pengemudi, biasanya akan ada jalur khusus, maka kita harus menempatkan mobil kita di jalur itu.  Tidak boleh berbelok dari jalur tengah langsung masuk ke jalan kiri.
Di sini setiap lampu merah yang memiliki jalan berbelok ke kiri, maka di titik lampu merah itu jalurnya akan bertambah satu di kiri.  Sehingga tidak menghalangi kendaraan di belakang kita yang ingin terus.  Saat kita berhenti karena lampu merah, jangan sampai menutupi jalan keluar dari arah lain.

Kecepatan.....karena mobil otomatis itu nyaman sekali, dan jalan juga luas-luas, maka kita pasti cenderung meletakkan seluruh berat kaki di pedal gas alias maunya kencang terus.
Tidak bisa.  Di setiap jalan ada "SPEED LIMIT" terletak di kanan jalan.  Sesuaikan dengan kecepatan yang sudah ditentukan.  Jangan lebih.
Kalau ngebut siapa yang mau tangkap?  gitu kan....
Tidak dikejar polisi mungkin, tapi polisi di pinggir jalan memakai alat seperti senapan angin, untuk "menembak"....alat itu akan mencatat kecepatan kita.  Kalau over...ya tunggu dalam beberapa hari akan ada surat tanda kasih ke rumah.

Jalan TOL...disini seperti di Indonesia memakai E-Toll...bedanya dengan EZ Pass...bila EZ pass itu dikeluarkan oleh wilya Rhode Island, maka untuk jalan-jalan tol di Rhode Island, tarifnya berbeda dengan yang tidak memakai EZ Pass....jauuuh banget selisihnya.  Tapi EZ Pass yang dikeluarkan Rhode Island tidak berlaku di wilayah negara bagian lain, bayarnya sama dengan yang tertera di gerbang tol.  Bedanya hanya tidak perlu berhenti untuk membayar.  Laju terus selama saldo di EZ Pass mencukupi.

Untuk kita yang terbiasa menyetir di Jakarta, menyetir di sini sangaaat mudah, yang sulit justru mentaati peraturannya,....hehehehehehehe
Read More
Be the first to comment!

Translate

Button

Warna Warni Perjalanan